KENDALA YANG DIHADAPI UMKM DI INDONESIA, SALAH SATUNYA KONTEN UNTUK BERJUALAN ONLINE

Dikutip dari riset MarkPlus menyatakan bahwa menurunnya daya beli konsumen menjadi salah satu kendala terbesar yang dirasakan pihak UMKM. Biaya untuk memasarkan produk menjadi beban lain saat berwirausaha karena perlu adanya kelengkapan seperti copywriting yang menarik perhatian dan gambar yang menarik agar konsumen tertarik bertransaksi.

Turunnya pendapatan, seiring berkurangnya daya beli konsumen yang tidak bisa dihindarkan karena konsumen memiliki tingkat ketrtarikan yang berbeda-beda. Dari segi marketing, budget untuk promosi menjadi kendala besar, bahkan menjadi lebih sering dibandingkan dengan sebelum pandemic melanda. Namun meski sudah banyak yang masuk ke online ternyata kendala besar lainnya dalam berjualan online adalah saat membuat konten, hambatan ini dirasa begitu besar karena keputusan memasarkan produk yang harus tepat dari segi umur, behavior, dan juga demografis.

Jika UMKM anda belum mempunyai pasar yang pasti, anda dapat bergabung di PaDi UMKM sebagai platform digital pengadaan barang dan jasa pemerintah yang pembelinya adalah pihak yang pasti yatu BUMN. Hanya bermodalkan KTP dan NPWP, anda sudah bisa berjualan secara online di PaDi UMKM B2B atau PaDi UMKM B2C berbagai pilihan dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan. Jika pembeli pasti, maka anda sudah pasti yakin untuk berpromosi secara besar-besaran di platform digital lainnya yang akan terhubung langsung ke link padiumkm.id tersebut.

Pasar Digital UMKM hasil inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini dinilai sebagai platform digital yang akan membantu UMKM untuk dapat maju lebih cepet secara digital dan siap untuk go digital di era yang akan datang. Dengan adanya Gerakan Go digital dari pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini diharapkan ke depannya UMKM dapat semangat untuk berjualan secara online dan siap untuk merambah pasar global.

Meluncur pada Agustus 2020, platform digital beli barang dan jasa pemerintah ini mengakui bahwa sejak peluncurannya hingga akhir tahun 2020 mereka terus berusaha mengembangkan, mengedukasi UMKM serta berusaha untuk memberikan kemudahan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi sekarang ini, fitur pembiayaan UMKM, pasar yang pasti serta kepastian pembayaran menjadi salah satu keunggulan platform digital jual barang dan jasa pemerintah ini pada penugasannya.

Pada 2021, 47 BUMN lainnya yang baru bergabung di platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini disiapkan untuk membuat transaksi secara besar-besaran agar pembelian secara merata dapat terealisasi dan UMKM mampu memajukan perekonomian Indonesia serta mampu bertahan dan semakin besar di masa depan. Kementerian BUMN menginginkan transaksi secara besar-besaran dan secara berulang terjadi di platform digital ini.

Pemerintah berupaya mendorong masyarakat untuk bangga mengkonsumsi buatan Indonesia, serta menjadikan UMKM terbiasa dengan pemasaran online. Program-program dimaksud selaras dengan himbauan Presiden untuk mendorong belanja barang dan jasa oleh BUMN guna menghindari resesi ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *